PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG DAN LIMBAH PT SATORIA SEBAGAI BAHAN BAKU BRIKET DI DESA SAMBISIRAH

Authors

  • Muhammad Ziaurrahman Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml Author
  • Masykurotul Itqiyah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml Author
  • Mega Ayu Ningtyas Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml Author
  • Nadya Aqilah Putri Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml Author
  • Ananda Amelia Rif’atus Sholihah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml Author

Keywords:

asset based community development, briket, bonggol jagung, limbah PT Satoria

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang menghasilkan limbah bonggol dalam jumlah besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah tersebut umumnya dibakar atau dibuang setelah panen sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, limbah serabut kelapa dari proses produksi PT Satoria tersedia dalam jumlah melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi aset lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai guna dan ekonomi melalui pembuatan briket. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kedua jenis limbah tersebut menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi aset, penguatan aset, pengembangan jejaring, perencanaan aksi, serta workshop dan evaluasi. Kegiatan melibatkan perangkat desa, BUMDes, karang taruna, kader PKK, dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktis dalam pembuatan briket, mulai dari pengeringan, karbonisasi, penghalusan, pencampuran perekat, pencetakan, hingga pengeringan. Briket yang dihasilkan memiliki struktur padat, tidak mudah retak, waktu penyalaan sekitar 1–2 menit, dan mampu mempertahankan bara selama kurang lebih 1–2 jam berdasarkan uji nyala sederhana. Kegiatan menghasilkan peningkatan kapasitas masyarakat dan produk briket berbahan baku limbah lokal serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi desa.

References

Akbar, M., Jalaluddin, J., Faisal, F., Suryati, S., & Muhammad, M. (2025). Pembuatan briket dari sabut kelapa kombinasi sabut pinang dengan perekat tepung tapioka sebagai bahan bakar alternatif. Chemical Engineering Journal Storage, 5(4), 423–434. https://doi.org/10.29103/cejs.v5i04.19153

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 01-6235-2000: Briket arang kayu. Badan Standardisasi Nasional.

Chyntia, E., Hasra, L. D., Maisyarah, S., Shalawati, H., Hikalmi, & Gani PG, E. (2025). Penguatan ekonomi lokal melalui produksi briket di Gampong Bungong Aceh Utara. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 28–36. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.1970

Kamal, L. P., Nadya, N., Musyafa, A., Kusuma, A. C., Akram, S., & Miswari. (2025). Analisis potensi limbah bonggol jagung sebagai bahan baku briket di Desa Bangunsari, Patebon, Kendal. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 4(2), 323–332. https://doi.org/10.29103/jmm.v4i02.24473

Purwanto, H., Adi, H. I. S., Innayah, R., & Astuty, H. S. (2024). Teknologi sederhana pembuatan briket arang dari daun jati menggunakan cetakan dari limbah rumah tangga: Desa Bektiharjo Semanding, Tuban. Jurnal Abdisembrani, 2(2), 97–104. https://doi.org/10.55719/as.v2i2.946

Setiawati, E., Fadhilah, M. S., Rahmawati, I. S., Febrianti, R. U., Trisiya, O., Salsabila, H., Salwa, A. A., Pangestika, A. W., Safitri, P. F., Muhibanah, F., Prasetiyo, A. Y., Naskhi, R. A. S., Oktavian, A. R., Rusandini, K. V., & Solekha, R. (2025). Penyuluhan pembuatan briket dari limbah bonggol jagung di Desa Kedungbanjar Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(7), 3641–3649. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i7.3117

Setyawan, W. H. (2022). Asset based community development (ABCD). PT Gaptek Media Pustaka.

Sulistyaningkarti, L., & Utami, B. (2017). Pembuatan briket arang dari limbah organik tongkol jagung dengan menggunakan variasi jenis dan persentase perekat. JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia), 2(1), 43–53. https://doi.org/10.20961/jkpk.v2i1.8518

Bantacut, T., Firdaus, Y. R., & Akbar, M. T. (2015). Pengembangan jagung untuk ketahanan pangan, industri dan ekonomi. Jurnal Pangan, 24(2), 135–148.

Taradian, F., & Bahari, S. (2025). Pengembangan briket berbasis limbah jagung sebagai sumber energi terbarukan di Desa Sambalia. Journal of Community Development and Empowerment, 1(5), 109–113. https://doi.org/10.70716/jocdem.v1i5.287

MTA, A. A., SFA, N. A., Syawal, M., & Sari, R. A. (2024). Pemanfaatan limbah tongkol jagung (Zea mays) sebagai sumber energi baru terbarukan. JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering, 2(1), 500. https://doi.org/10.56326/jebe.v2i1.5454

Downloads

Published

2026-10-08

How to Cite

Ziaurrahman, M., Itqiyah, M., Ningtyas, M. A., Putri, N. A., & Sholihah, A. A. R. (2026). PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG DAN LIMBAH PT SATORIA SEBAGAI BAHAN BAKU BRIKET DI DESA SAMBISIRAH. TRADISI: Terapan Administrasi Dan Aksi Pemberdayaan Inklusif, 1(1), 115-127. https://tradisi-lppm-stia.org/index.php/tradisi/article/view/14