LITERASI KEUANGAN DAN KESIAPAN DIGITAL SEBAGAI PENDORONG PERILAKU EKONOMI DI KALANGAN KELOMPOK REMAJA BENTENG KARANG
Keywords:
literasi keuangan, kesiapan digital, perilaku ekonomi, remaja, pemberdayaan masyarakatAbstract
Remaja merupakan kelompok yang mulai terlibat dalam berbagai aktivitas ekonomi, baik melalui pengelolaan uang jajan maupun pemanfaatan teknologi dan media sosial. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi keuangan dan kesiapan digital agar remaja mampu mengelola keuangan serta memanfaatkan teknologi secara lebih produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok remaja Benteng Karang, Ambon, dalam literasi keuangan dan kesiapan digital sebagai bagian dari upaya mendorong perilaku ekonomi yang lebih produktif. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, workshop, pelatihan pencatatan keuangan sederhana menggunakan buku saku, pembuatan video kreatif, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 60% sebelum kegiatan menjadi 90% setelah mengikuti workshop. Selain itu, peserta terlibat dalam praktik pencatatan penerimaan dan pengeluaran sederhana serta pembuatan video kreatif untuk pemanfaatan media digital. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kombinasi edukasi dan praktik dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kapasitas remaja dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan media digital secara produktif. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan praktik pencatatan keuangan dan pengembangan pemanfaatan media digital oleh peserta.
References
Amtiran, P. Y., Saubaki, L. M., Manek, K. S., Usfahik, M. N. A., Lolon, A., Tokan, M. I. T. K., Babu, S. A., Sunur, I. S., de Rozari, P. E., Foenay, C. C., Ndoen, W. M., & Makatita, R. F. (2021). Literasi keuangan dan perilaku keuangan: Suatu pendekatan empirik kasus-kasus manajemen. Literasi Nusantara Abadi.
Apriliani, R. (2024). Literasi keuangan berbasis teknologi digital (Teori dan implementasinya). Literasi Nusantara Abadi.
Gahara, N. I. P., & Nurjihadi, M. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap perilaku impulsif top up game online (Studi mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa). Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital, 2(2), 1–10. https://doi.org/10.47134/jbkd.v2i2.3776
Laisila, M., & Silaya, M. A. (2026). Pemberdayaan mahasiswa perantauan melalui literasi keuangan digital dan ekonomi kreatif Persekutuan Anak Negeri Makububui. TRADISI: Terapan Administrasi dan Aksi Pemberdayaan Inklusif, 1(1), 52–62. https://tradisi-lppm-stia.org/index.php/tradisi/article/view/7
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Mariani, R. S., Mutmainah, A., Hakim, A. N., Wulandari, N. K. W., Lamakarate, G., & Magfira. (2026). Sosialisasi pencegahan penipuan online melalui pendekatan person-to-person bagi masyarakat usia 40 tahun ke atas di Kota Palu. TRADISI: Terapan Administrasi dan Aksi Pemberdayaan Inklusif, 1(1), 26–40. https://tradisi-lppm-stia.org/index.php/tradisi/article/view/5
Novinda, A. P., Muzakki, K., Wicaksono, A., & Fahriani, D. (2025). Pengaruh literasi digital dan literasi keuangan pada keputusan metode pembayaran UMKM Bapgo. Journal of Accounting and Finance Management, 6(2), 526–534. https://doi.org/10.38035/jafm.v6i2.1840
Prihatiningtias, Y. W., Nurkholis, Anggraeni, O. L., Putri, K. B., Ikram, D., Djuang, V. F. A., Destriviyani, V., & Pertiwi, S. (2025). Peningkatan literasi keuangan remaja melalui media papan bermain (Board Game). Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1.1), 642–651. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.1.4812
Rahmawati, A., Pratama, R. A., Lestari, N. P., & Maharani, S. (2026). Edukasi menabung sejak dini melalui praktik pembuatan celengan dari botol bekas bagi siswa SD Negeri Paya Baro. TRADISI: Terapan Administrasi dan Aksi Pemberdayaan Inklusif, 1(1), 41–51. https://tradisi-lppm-stia.org/index.php/tradisi/article/view/6

